Perkuat Kelembagaan dan Mutu Pengawasan, Bawaslu Provinsi Bengkulu Ikuti Evaluasi Nasional PDPB Semester I Tahun 2026
|
Agenda penting oleh Bawaslu Republik Indonesia ini berlangsung pada 19–21 Juli 2026 bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, dan diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu provinsi se-Indonesia.
Delegasi Bawaslu Provinsi Bengkulu hadir dengan kekuatan penuh, dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah, didampingi Anggota Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Parmas-Humas), Asmara Wijaya, serta Kepala Bagian Pengawasan dan Humas, Apriyanto Kurniawan.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja. Dalam arahannya, Rahmat Bagja menekankan urgensi penguatan kelembagaan agar lembaga pengawas pemilu ini selalu siap menghadapi kompleksitas tantangan di era modern—mulai dari pesatnya perkembangan teknologi informasi, dinamika politik yang kian dinamis, hingga tingginya ekspektasi publik terhadap integritas demokrasi.
"Keberhasilan pengawasan tidak diukur dari seberapa banyak pelanggaran yang berhasil ditemukan, melainkan dari efektivitas upaya pencegahan serta perbaikan nyata dalam setiap tahapan pemilu."
— Rahmat Bagja, Ketua Bawaslu RI
Lebih lanjut, evaluasi terhadap pelaksanaan PDPB Semester I Tahun 2026 dipandang sebagai instrumen vital untuk memastikan keakuratan, pemutakhiran, dan keberlanjutan data pemilih sebagai akar utama terselenggaranya pemilu yang kredibel.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu RI Kordiv Parmas dan Humas, Lolly Suhenty, menambahkan bahwa forum nasional ini menjadi ruang strategis bagi daerah untuk saling bertukar praktik terbaik (best practices), memperkuat koordinasi lintas wilayah, dan mengoptimalkan fungsi pencegahan serta partisipasi publik.
Tidak hanya berfokus pada konsolidasi internal, pimpinan Bawaslu Provinsi Bengkulu juga menunjukkan taring pengawasannya secara langsung di tingkat nasional.
Pada Senin, 20 Juli 2026, Faham Syah bersama Asmara Wijaya menyambangi Kantor KPU RI di Jakarta untuk menghadiri Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang diselenggarakan oleh KPU RI. Kehadiran ini merupakan bentuk nyata pengawasan melekat agar proses pemutakhiran data pemilih senantiasa mematuhi koridor perundang-undangan yang berlaku.
Menutup rangkaian kegiatan nasional tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah, menegaskan bahwa seluruh materi penguatan, evaluasi, dan rumusan kebijakan yang diperoleh selama di Jakarta akan segera dibawa pulang dan diimplementasikan secara taktis di Provinsi Bengkulu.
"Melalui forum ini, kami memperoleh berbagai penguatan kebijakan dan praktik baik yang akan langsung kami terapkan di daerah,"* ungkap Faham Syah penuh optimisme.
"Hal ini menjadi modal krusial untuk mendongkrak tata kelola kelembagaan, mengoptimalkan pengawasan partisipatif, serta memastikan pengawasan data pemilih berjalan presisi demi mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas di Bengkulu,"* pungkasnya.
Keikutsertaan aktif ini menegaskan dedikasi Bawaslu Provinsi Bengkulu dalam merawat profesionalisme, mempererat sinergi lintas pemangku kepentingan, serta menghadirkan pengawasan pemilu yang transparan, efektif, dan akuntabel.
Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu