Sederhanakan Masalah, Kuasai Teknologi: Pesan Tegas Ketua Bawaslu Bengkulu di Apel Pagi
|
Bertindak sebagai pembina apel, Faham membawa angin segar sekaligus cambuk motivasi agar seluruh insan pengawas pemilu tidak terjebak dalam birokrasi yang kaku. Ia dengan tegas menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang lincah, solutif, dan melek teknologi.
💡 Poin Penting Arahan Ketua Bawaslu Bengkulu:
1. Sederhanakan yang Rumit, Bukan Sebaliknya
Faham mengingatkan agar setiap tantangan kelembagaan dihadapi dengan kepala dingin secara profesional, terbuka, dan berorientasi pada solusi. "Hal-hal yang sulit kita sederhanakan. Jangan sampai persoalan yang sederhana justru kita buat menjadi rumit," pesannya.
2. Adopsi AI untuk Dongkrak Produktivitas
Di era disrupsi digital, Bawaslu Bengkulu didorong untuk tidak anti-perubahan. Pemanfaatan teknologi modern seperti Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai krusial sebagai alat bantu kerja, selama digunakan secara bijak di bawah kendali penuh tanggung jawab manusia.
3. Soliditas Kelembagaan di Tengah Dinamika
Menghadapi berbagai dinamika dan kontestasi kepemimpinan, Faham menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas serta fokus pada tugas utama. Dinamika eksternal maupun internal dipastikan tidak boleh melunturkan kinerja institusi.
4. Sambut HUT ke-81 RI dengan Semangat Baru
Selain urusan pengawasan, apel ini juga menjadi momentum untuk bersiap menyambut rangkaian agenda besar kelembagaan, termasuk perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Jangan sampai dinamika atau kontestasi para pimpinan mengganggu kinerja kelembagaan. Seluruh jajaran harus tetap fokus melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara profesional" Faham Syah, Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu.
Apel pagi ditutup dengan seruan penuh semangat untuk terus merawat transparansi, memperkuat komunikasi terbuka, serta menjaga kepercayaan publik demi tegaknya keadilan pemilu di Bumi Rafflesia.
Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu