Bawaslu Bengkulu Gandeng Pramuka: Generasi Muda Siap Jadi Garda Pengawas Pemilu!
|
Faham Syah membuka diskusi dengan semangat tinggi: "Kolaborasi ini adalah investasi masa depan demokrasi kita. Dengan menggandeng Gerakan Pramuka, kami tidak hanya memperluas jaringan pengawas, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, dan integritas ke dalam jiwa generasi muda. Bayangkan, pemuda-pemudi Bengkulu yang siap menjadi garda pemilu, memastikan setiap suara terlindungi dari potensi pelanggaran!”
Anggota Bawaslu Asmara Wijaya menjelaskan fokus audiensi pada Nota Kesepahaman (MoU), termasuk pembentukan Saka Adhyasta Pemilu sebagai wadah pelatihan pengawas muda. Diskusi mencakup persyaratan Saka, mekanisme administrasi, dan penyusunan draf MoU. Kedua pihak sepakat bentuk tim gabungan untuk menyempurnakan draf.
Inisiatif kolaboratif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan partisipasi pemuda dalam pengawasan pemilu, tetapi juga memperkuat nilai kepramukaan sebagai pilar pendidikan karakter. Dengan demikian, masyarakat Bengkulu dapat berkontribusi aktif pada demokrasi yang lebih kuat, berintegritas, dan inklusif, menjadikan pemilu sebagai ajang pendidikan bagi generasi mendatang dan mencegah potensi pelanggaran sejak dini.
Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu