BAWASLU RI RESMI LUNCURKAN IKP PILKADA SERENTAK 2020
|
Jakarta, Bawaslu Provinsi Bengkulu – Bawaslu Republik Indonesia resmi meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada Serentak 2020 di Redtop Hotel Convention Centre, Selasa (25/2/2020).
Acara tersebut diresmikan secara langsung oleh Ketua Bawaslu RI, Abhan. Ada 32 (tiga puluh dua) Provinsi dan tiga ratus sembilan (309) Kabupaten yang terundang, terdiri dari Ketua dan Koordinator Divisi PHL Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Presiden RI Prof, KH. Ma’ruf Amin, Pimpinan Komisi II DPR RI, Ketua dan Anggota Bawaslu RI, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Para Menteri, Pimpinan Lembaga Negara dan sahabat KPU RI.
Ketua Bawaslu RI Abhan, Dalam sambutannya menyampaikan bahwa IKP merupakan ikhtiar maksimal Bawaslu untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah 2020 yg demokratis, berkualitas, berintegritas, jujur dan adil. IKP dihadirkan sebagai alat pemetaan potensi, prediksi dan deteksi dini.
Pada Pilkada serentak 2020 Bawaslu menyusun IKP berdasarkan data survei yang didapat dari 9 (Sembilan) Provinsi dan 261 (dua ratus enam puluh satu ) Kabupaten/Kota se-Indonesia yang melaksanakan pemilihan Kepala Daerah.
Tujuan IKP sendiri adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui ciri, karakteristik serta kategori kerawanan setiap wilayah yang menyelenggarakan pemilu.
Sebagai produk penelitian, Abhan mengatakan IKP 2020 adalah indeks yang akurat dan telah melalui beberapa langkah penelitian dengan melibatkan peneliti dan pakar dalam bidang kepemiluan. Dalam pengumpulan data Bawaslu juga melibatkan, Kepolisian, media massa dan instansi lembaga lainnya.
IKP 2020 terdiri dari 3 kategori kerawanan yg terbagi kembali ke dalam 6 level. Sesuai fungsi sebagai deteksi dini, Abhan berharap IKP dapat menekan, mengurangi, bahkan mencegah pelanggaran pilkada.
Penyusunan IKP sendiri menjadi rutinitas Bawaslu setiap awal tahapan pilkada. Hal tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan potensi pelanggaran, sehingga dalam pelaksanaannya (baca :Pilkada) dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang baik.
Penulis/Editor: Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu

