Bawaslu Selenggarakan Rakor Pengawasan Vermin dan Verfak
|
Bengkulu - Senin, (8/8/2022) Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia perihal Koordinasi Persiapan Verifikasi Administrasi dan Faktual Tingkat Provinsi, dan Kabupaten/Kota serta Potensi Pelanggaranya. Pelaksanaan kegiatan ini terkait dengan Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum dan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua (Halid Saifullah) dan ketiga Anggota (Ediansyah Hasan, Patimah Siregar, dan Sayadi) serta 2 Kepala Bagian dari masing-masing divisi, Sholehin selaku Kepala Bagian Penanganan pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses, dan Hukum serta Apriyanto Kurniawan selaku Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu.
Sambutan dan arahan dari Anggota Bawaslu RI Totok Haryono sekaligus Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa menyampaikan bahwa proses Pengawasan Verifikasi Parpol ini masih di tingkat RI, Dimana kita diberi Akun Sipol oleh KPU, agar kita bisa melihat apakah dalam keanggotaan terdapat ASN, Anggota TNI Polri yang termasuk kedalam Sipol serta kecocokan Berkas Adminstrasi. Totok juga menekankan kepada jajaran Bawaslu ditingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota bahwa semua kegiatan Bawaslu kedepan periode 2022 -2027 mindsetnya adalah Kelembagaan, jadi semua Kegiatan ini adalah kegiatan Kelembagaan bukan kegiatan Divisi. Kemudian dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Deputi Bidang Teknis. Dalam paparanya menjelaskan mengenai tindak lanjut hasil Pleno terkait dengan pengaturan teknis oprasional. Beliau juga menekankan dalam hasil pengawasan tidak ada lagi yang tidak sesuai dengan tata cara prosedur pengawasan. Terakhir, pembahasan atas pertanyaan dari Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia mengenai permasalahan-permasalahan yang muncul di daerah masing-masing.
Penulis: Rini Oktaria
Dokumentasi: Citra U. Siregar
Editor: Elvis Masril

