Bawaslu Terbuka, Wujudkan Penyelenggara Pemilu Tepercaya
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu - Sudah menjadi suatu keniscayaan jika keterbukaan informasi menjadi ujung tombak pondasi suatu lembaga. Pengelolaan informasi yang baik dan mudah diakses merupakan langkah awal membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga itu sendiri, dalam hal ini Bawaslu.
Hal itu disampaikan oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu, Puadi, pada pembukaan Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Bawaslu Provinsi tahun 2022, Senin (12/9/2022).
"Informasi yang di kelola dengan baik dan terbuka tentu akan melahirkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu," ujarnya.
Selain itu, tambah Puadi, keterbukaan informasi menjadi pendorong pelaksanaan pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas dan akuntabilitas. Ia meminta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Bawaslu bekerja dengan maksimal. Anggota Bawaslu DKI Jakarta periode 2018-2022 ini meyakini jika Bawaslu dapat menumbuhkan kepercayaan publik terhadap penyelenggara, maka partisipasi masyarakat pada setiap program Bawaslu pun akan meningkat.
Sementara itu kegiatan yang digelar selama 3 (tiga) hari Senin s.d Rabu, 12 s.d 14 September 2022 ini fokus membahas mengenai sosialisasi monev keterbukaan informasi Bawaslu Provinsi. Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik ini memang setiap tahun di gelar oleh Bawaslu. Dalam rangka evaluasi perbaikan PPID Bawaslu Provinsi dan jajaran dibawahnya. Selain itu pelaksanaan Monev dilakukan sebagai penguatan persiapan data-data dan dokumentasi pengawasan tahapan pemilu 2024.
Pada sosialisasi yang mengundang Kepala Bagian dan Sub-Koordinator yang membidangi Data dan Informasi (Datin) Bawaslu se-Indonesia ini di bahas mengenai petunjuk teknis monev keterbukaan informasi. Ada pula forum diskusi yang di gelar untuk mendapatkan saran dan masukan dari Bawaslu Provinsi.
Sementara itu, untuk pelaksanaan monev sendiri akan dilakukan dalam waktu dekat melalui aplikasi monev keterbukaan informasi yang disiapkan oleh Bawaslu. Bawaslu Provinsi pun di minta bersiap dan memberikan kinerja terbaik guna memperoleh predikat lembaga informatif.
Untuk informasi tambahan, hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Kepala Pusat Data dan Informasi Bawaslu, Lita Agustina, Tenaga Ahli, Bahtiar dan Jajaran Sekretariat Jenderal Bawaslu. Dari Bawaslu Provinsi Bengkulu kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Pengawasan dan Humas, Apriyanto Kurniawan. *Perra*
Sumber/Dok: Apriyanto Kurniawan

