Lompat ke isi utama

Berita

Dialog Interaktif RBTV “Pengawasan Pemilu 2024” Faham Syah : Jadilah Pemilih Cerdas Untuk Pemilu Berintegritas 

Dialog Interaktif RBTV “Pengawasan Pemilu 2024” Faham Syah : Jadilah Pemilih Cerdas Untuk Pemilu Berintegritas 
Dialog Interaktif RBTV “Pengawasan Pemilu 2024” Faham Syah : Jadilah Pemilih Cerdas Untuk Pemilu Berintegritas   Bengkulu, Bawaslu Provinsi Bengkulu – Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah menjadi narasumber Live Talkshow Bengkulu Memilih 2024 dengan tema “Pengawasan Pemilu 2024”. Acara ini dipandu dengan host Nevy Aprilia di Graha Pena Studio RBTV Bengkulu, Selasa (1/8/2023).   Sebagai pembuka, di awal acara Faham Syah memperkenalkan diri sebagai ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu berdasarkan hasil pleno pimpinan di Jakarta pasca pelantikan 2 (dua) komisioner baru minggu lalu. Ada beberapa hal yang disampaikan Faham Syah dalam Talkshow kali ini. Pertama terkait kelembagaan, sampai saat ini Bawaslu masih on the track melakukan pengawasan tahapan pemilu yang dilakukan KPU.   “Pengawasan yang dilakukan Bawaslu terhadap KPU sudah dimulai sejak tahun 2022 yang lalu seperti pendaftaran partai politik, penataan dapil, pemutakhiran data pemilih, pendaftaran calon perseorangan dan saat ini kita masih melakukan pengawasan verifikasi administrasi perbaikan caleg partai politik” ujar Faham.   Lebih lanjut Faham menyampaikan “hari ini sudah diumumkan 6 (enam) besar calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota. Tahapan selanjutnya akan dilakukan SSGD (Semi Structured Group Discussion) pada tanggal 5 dan 6 Agustus mendatang. Diharapkan peserta yang masuk 6 besar dapat mengikuti dengan baik. SSGD ini hal yang penting untuk menggali potensi dari Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota”.   Kedua dalam konteks pencegahan hal yang sudah dilakukan Bawaslu antara lain Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bersama simpul-simpul masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok disabilitas, pemilih pemula, OMS, OKP, Media Masa dan Elektronik serta Media Online. Bawaslu juga sudah melakukan MoU dengan PPUAD, KIP, KPID dan Mafindo yang tujuannya untuk meningkatkan pengawasan partisipatif serta mempersiapkan MoU dengan Perguruan Tinggi.   “beberapa hal yang telah dan akan dilakukan Bawaslu Bengkulu dalam menghadapi pemilu serentak tahun 2024 yaitu terkait penguatan kelembagaan dengan membentuk lembaga Ad-Hoc. Kita telah melantik 2385 Panwascam untuk 795 Kecamatan dan 1513 Pengawas Kelurahan/Desa se-Provinsi Bengkulu. Ke depan kita akan merekrut dan melantik Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) sebanyak 6597” demikian ucap Faham. Kemudian dalam diskusi ini, Faham juga menjelaskan terkait politik uang. Pencegahan yang dilakukan Bawaslu antara lain membuat sebuah program secara nasional yaitu gerakan Desa APU (Anti Politik Uang), dimana gerakan ini dilakukan sampai tingkatan desa/kelurahan. Masyarakat diberikan sosialisasi dan pendidikan terkait sisi negatif dan hal-hal buruk dari politik uang.   Faham juga menjelaskan tupoksi Bawaslu dalam melakukan pengawasan pemilu dengan dasar hukum yang melekat. “Bawaslu saat ini menjadikan Pencegahan sebagai tujuan utama dalam menjalankan tugasnya. Paradigma ini menjadi penting guna meminimalisir terjadinya penindakan dan pelanggaran pemilu. Apalagi Bawaslu tidak memiliki wewenang dalam menindak pelanggaran pidana pemilu. Maka dari itu, Bawaslu bersama Kepolisian dan Kejaksaan membentuk yang dinamakan Sentra Gakkumdu guna memproses pelanggaran pemilu yang terjadi” Katanya.   Terkait program kerja, Faham menjelaskan program yang melibatkan stakeholder terkait seperti jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Pengawas Pemilu. Kemudian pengkaderan pengawasan pemilu partisipatif kepada pemilih Pemula melalui program Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP). Selain itu Bawaslu juga menginisiasi Desa Anti Politik Uang di beberapa titik di Provinsi Bengkulu.   Lebih lanjut Faham juga menjelaskan penggunaan media sosial agar cerdas dan bijak dalam bermedsos. Jangan sampai ada narasi yang mengungkit SARA, Hoax, Ujaran Kebencian dan Politik Indentitas.   ‘Mari kita bersama-sama mengawal Pesta Demokrasi ini. Bawaslu tidak mungkin melakukan pengawasan sendiri tanpa melibatkan partisipasi masyarakat. Seperti yang pernah saya sampaikan diacara sosialisasi pengawasan partisipatif dengan pemilih pemula mari kita cerdas dalam memilah dan memilih. Pilihlan pemimpin yang tidak melakukan money politik karena suara anda menentukan nasib bangsa lima tahun kedepan. Jadilah pemilih cerdas untuk pemilu berkualitas.” demikian pungkas Faham.   Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle