Dua Komisioner baru dilantik, Faham Syah: Saling Melengkapi, Bersama Bawaslu Bengkulu Kawal Pemilu 2024
|
Dua Komisioner baru dilantik, Faham Syah: Saling Melengkapi, Bersama Bawaslu Bengkulu Kawal Pemilu 2024
Bengkulu, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu – Kehadiran dua komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu periode 2023-2028, Asmara Wijaya dan Debisi Ilhodi usai dilantik oleh Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja 26 Juli lalu diharapkan dapat membawa perubahan bagi Bawaslu Provinsi Bengkulu dalam mengawal pemilu 2024 yang lebih baik. Hal itu disampaikan oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu terpilih, Faham Syah saat menyampaikan arahan dalam rapat kesekretariatan, Senin (31/7/2023).
“Alhamdulillah sudah hadir di tengah kita semua, pak Asmara dan pak Debisi yang akan membersamai kita semua dalam mengawal pengawasan tahapan pemilu 2024. Semoga kehadiran mereka dapat menjadi pelengkap tim dan membawa perubahan Bawaslu Provinsi Bengkulu yang lebih baik,â€tuturnya.
Selanjutnya, Faham pun menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Bawaslu untuk menjabat sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu dalam beberapa tahun ke depan. Ia pun berharap agar kerjasama dan kekompakan seluruh jajaran Bawaslu Provinsi dan Bawaslu kabupaten dan kota se-Bengkulu dapat terjalin harmonis tanpa ada konflik yang berarti.
Lalu berdasarkan hasil pleno yang telah di gelar oleh Ketua dan Anggota, dalam waktu dekat ini Bawaslu Provinsi Bengkulu akan secara masif melakukan kunjungan pun MoU dengan stakeholder seperti Gubernur, Polda, DPRD, Kejaksaan hingga Universitas. Hal ini sebagai wujud kesiapan Bawaslu Provinsi Bengkulu dalam mengawal tahapan Pemilu 2024. Selain itu akan segera dilakukan pemetaan dan penyesuaian program kerja masing-masing divisi.
Senada dengan Faham Syah, Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu Eko Sugianto dan Natijo Elem pun menyatakan hal yang sama. Penekanannya adalah bagaimana membangun sistem kolektif kolegial.
“Urip itu urup, jangan pernah lihat soal posisi kita dimana tapi lihat peran kita sebagai apa†pesan Eko.
Sementara itu anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu terpilih, Debisi Ilhodi mengibaratkan lembaga seperti organ tubuh manusia. Jika ada satu saja yang tidak lengkap ataupun cacat, maka cacatlah pula lembaga tersebut. Pria yang sebelumnya merupakan staf Bawaslu Provinsi Bengkulu ini pun menegaskan tidak ada perubahan terkait persahabatan dan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini. Ia meminta jajaran Bawaslu Provinsi Bengkulu tidak membuat jarak dengannya dan menganggapnya sebagai orang lain. Tetap professional dalam bekerja.
Hal tersebut juga diaminkan oleh Asmara. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Tengah ini berharap seluruh jajaran dapat bekerja dengan santai tapi serius. Ia pun tidak menuntut setiap saat harus berikap formal, disesuaikan saja dengan situasi dan kondisi yang ada.
Kemudian terkait dukungan kesekretariatan, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bengkulu, Lopian Hidayat menyatakan dukungan dan fasilitas penuh dari kesekretariatan untuk kelancaran tahapan pengawasan tahapan pemilu 2024.
“sesuai dengan fungsi dan tupoksi kami di sekretariat, kami pastikan siap mendukung dan memfasilitasi seluruh proses pengawasan tahapan tentunya tetap dengan berpedoman dengan aturan dan prosedur yang ada,â€Pungkas Lopian.

