Perpisahan Termanis Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu
|
Bengkulu, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu - Pepatah mengatakan tak ada yang lebih pahit daripada pahitnya perpisahan. Namun setiap perpisahan dan kata selamat tinggal bukanlah akhir dari sebuah kehidupan. Beberapa perpisahan pun dapat menjadi perpisahan termanis dan penuh kebahagiaan.
Hari ini, 21 Maret 2022 menjadi hari istimewa bagi Bawaslu se-Provinsi Bengkulu yang berkumpul dalam acara perpisahan Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu. Pasca lulusnya Parsadaan Harahap sebagai komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Bawaslu se-Provinsi Bengkulu.
“Kami ucapkan selamat kepada pak ketua. Semoga selalu dalam keberkahan, sukses mengemban tugas yang baru,†ucap Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bengkulu, Lopian Hidayat.
Mewakili jajaran sekretariat Bawaslu se-Provinsi Bengkulu, Lopian juga mengucapkan permintaan maaf dan terima kasih atas bimbingan serta arahan selama masa tugas di Bawaslu Provinsi Bengkulu.
Berbicara tentang kinerja Parsadaan selama bertugas sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu diakui memang sudah sangat layak untuk naik ke level nasional. Hal ini disampaikan oleh Ediansyah Hasan dalam sambutannya mewakili anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu.
“Selama kami bersama-sama mengemban tugas sebagai komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu, Alhamdulillah belum sekalipun kami berselisih paham. Setiap ada permasalahan kami lima komisioner selalu berdiskusi mencari solusi bersama. Beliau sosok tauladan yang patut dicontoh oleh kita semua,†ucap Ediansyah.
Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Proses itu berharap Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu dapat mengemban amanah yang baru dengan baik, ikhlas, nyaman dan membawa kebanggan untuk Provinsi Bengkulu.
Didampingi oleh sang Istri, Parsadaan Harahap mengucapkan terima kasih kepada jajaran Bawaslu se-Provinsi Bengkulu.
“Kami secara pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih atas kinerja jajaran Bawaslu sampai ke tingkat Adhoc yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Sejatinya ini bukanlah perpisahan, posisi saya mengemban amanah yang lain tidak menjadi pembatas, jangan ada yang berubah dalam silaturahmi kita,†kata Parsadaan.
Sedikit kilas balik perjalanannya menjadi pengawas, diakui Parsadaan kesolidan dan kerjasama tim yang baiklah yang membuat semua tugas berjalan dengan baik. Ia pun berpesan agar soliditas, komunikasi yang baik dan silaturahmi yang efektif harus selalu di jaga.
“Jadilah tauladan kepemimpinan dan contoh yang baik. Masing-masing punya potensi kepemimpinan setidaknya memimpin diri sendiri,†imbuh Pria kelahiran Medan, 17 Juli 1972 itu.
Selanjutnya pria yang akrab di sapa “Bang Parsa†ini berharap tidak ada perubahan yang terlalu mendasar sehingga Bawaslu tetap siap dan semakin baik menyambut tahapan Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024.
“Saya berharap staf yang memiliki loyalitas dan skill yang baik wajib kita pertahankan. Begitu sebaliknya terhadap staf yang perlu dilakukan pembinaan maka wajib mendapatkan pembinaan,†ujarnya.
“Terakhir kami minta maaf atas segala kesalahan, terima kasih untuk semua kebersamaan. Kami izin pamit,†pungkas Parsadaan.
Penulis: Perra WMB
Dokumentasi: Anggi dan Ali

