"Prof Muhamad" Kado Istimewa Buat Kader SKPP
|
"Rejeki tak akan lari ke mana" Itu kata pepatah dan tampaknya hal ini juga berlaku buat kader SKPP. Ya... mengapa tidak, sudah berkali-kali Bawaslu menyelenggarakan SKPP dan untuk pertama kalinya orang sekelas Prof. Muhammad bisa hadir dan jadi pembicarap pada kegiatan ini. Bagi segenap keluarga besar Bawaslu Provinsi Bengkulu dan Bawaslu Kabupaten/Kota kehadiran Prof. Muhammad menjadi obat penawar rindu yang sudah lama tidak berjumpa.
Mantan Ketua Bawaslu RI yang sekarang menjabat Ketua DKPP ini sarat dengan pengalaman. Oleh karenanya dari materi yang diserahkan ke Panitia, hanya satu slide saja yang ditampilkannya yaitu terkait Pemilu dan Demokrasi. "Pemilu merupakan proses pergantian kekuasaan secara damai yang dilakukan secara berkala sesuai amanat konstitusi. Semua Negara demokrasi pasti menyelenggarakan pemilu, tapi tidak semua pemilu berlangsung secara demokratis", demikian kata Muhammad. Selebihnya hanya bercerita, tapi makna dibalik cerita yang disampaikannya sangat mengena dan sarat makna, yaitu soal pemilu, demokrasi, integritas, pengawasan Pemilu / Pemilihan, pengawasan partisipatif dan lain sebagainya. Tak ada rasa bosan mendengarkan beliau bicara. Yang ada hanya ingin dan ingin tambah.
Di tengah kuliah yang disampaikan Muhammad, Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Parsadaan Harahap diminta untuk menjawab pertanyaan dari peserta karena pertanyaan menyangkut tugas Bawaslu Provinsi. Bang Parsa (biasa disapa) mengatakan yang salah satunya ihtiar Bawaslu menyiapkan bibit-bibit kader pengawasan. Daripada mengutuk kegelapan lebih baik menyalakan lilin sebatang. Kami memahami persoalan pelanggaran bukan lagi hal kecil tapi sudah termasuk kejahatan. Hal ini menyangkut banyak faktor, melibatkan banyak orang. Salah satunya budaya hukum yang lemah. Ada prinsip dalam pemilu "dari pada kalah lebih baik menang terhormat". Politik tidak melihat menang dan kalah, tapi tujuan tercapai. SKPP adalah gerakan bersama Bawaslu dan masyarakat agar pemilu dan demokrasi berjalan lebih baik, artinya ada situasi yang serius pada saat ini. Tidak menutup kemungkinan ada dari kita yang menjadi Penyelenggara pemilu, peserta dan sebagainya.. Ini menjadi nilai dan pondasi baik untuk ke depan
Selain sebagai kado istimewa, Muhammad juga memberikan bingkisan berupa buku karya beliau yg berjudul "Etika dan Pemilu Demokratis" kepada 2 orang kader yang mampu menjawab pertanyaan dan 4 orang yang bertanya.
Penulis dan dokumentasi: Dadi Sukadi
Editor: Elvis Masril