Rakor Pencegahan Terhadap Pelanggaran dan Pengawasan Tungsura Pemilu 2024, Totok Hariyono : Pencegahan Seperti Mata Elang
|
Rakor Pencegahan Terhadap Pelanggaran dan Pengawasan Tungsura Pemilu 2024, Totok Hariyono : Pencegahan Seperti Mata Elang
Jakarta, Bawaslu Provinsi Bengkulu - Tungsura (Pemungutan dan Penghitungan Suara) menjadi tahapan yang paling krusial. Guna mempersiapkan pelaksanaan tersebut, Bawaslu RI adakan Rakornas Pencegahan Tahapan Pelanggaran dan Pengawasan Tungsura Pemilu 2024 di Jakarta, pada jum'at s.d. minggu (19-21/1/24).
Nurdiyansyah selaku PIC kegiatan ini, menyampaikan maksud dan tujuan diselengarakan giat ini, yakni untuk memperoleh masukan kerawanan pelaksanaan tungsura, menentukan peta jalan tungsuran, serta koordinasi aplikasi siwaslu dan pendalaman penggunaannya.
Pemilu secara sederhana mengkonversikan suara ke kursi, ujar Totok Hariyono dalam sambutannya. Akan tetapi, diproses ini dipertaruhkan integritas kita sebagai pengawas pemilu, lanjutnya.
"Kejahatan tertinggi pada pemilu, yaitu pencurian suara. Semua memiliki hak suara yang sama, jika selisih satu suara saja bisa tidak mendapatkan kursi. Mari menjaga jangan sampai suara tercuri. Pencegahan diumpamakan seperti mata elang yang selalu awas dalam mengawal pemilu", ungkap Totok.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi dengan narsum dari KPU RI terkait Kesiapan TPS dan Logistik Pemilu. Kemudian materi dari cak Maskur perihal Strategi Pengawasan Tungsura pada Pemilu 2024, dan paparan terkait Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pengawasan Tungsura.
Giat ini dihadiri Ketua Bawaslu, Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas, dan Kabag Pengawasan Bawaslu Provinsi se-Indonesia dan Kordiv Pencegahan Bawaslu Kab/Kota se-Indonesia.
Adapun dari Provinsi Bengkulu dihadiri Ketua Bawaslu Faham Syah, bersama Kordiv Asmara Wijaya, dan didampingi Kabag Pengawasan Apriyanto Kurniawan, serta Kordiv Kab/Kota se-Provinsi Bengkulu.
Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu

