Uji Coba SIGAPLAPOR
|
Jakarta-Bawaslu Provinsi Bengkulu, Salah satu tugas penting Bawaslu dalam menjalankan Pengawasan Pemilu adalah melakukan proses penanganan pelanggaran, baik dari laporan ataupun temuan dugaan pelanggaran. Untuk terus meningkatkan kinerja dalam proses tersebut, Bawaslu RI kembali membuat sebuah inovasi yaitu dengan membuat SIGAPLAPOR (Sistem Informasi Penanganan Pelanggaran Pemilu dan Pelaporan), pada kesempatan ini melakukan kegiatan uji coba sistem tersebut. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Bengkulu, Halid Saifullah bersama dengan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Kepala Bagian atau staf yang membidangi Penanganan Bawaslu Provinsi yang diundang dalam kegiatan hadir langsung untuk mengikuti kegiatan uji coba sistem tersebut. (23/11/2021).
Karo Fasilitasi Penanganan Pelanggaran, Yusti Erlina dalam laporan panitia beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik. Kemudian untuk lebih memudahkan dalam penanganan pelanggaran menghadapi Pemilu 2024, maka sangat dibutuhkan sebuah sistem yang mendukung proses tersebut. Diharapkan dengan adanya sistem ini, masyarakat bisa sigap melapor dan Bawaslu lebih sigap dalam menerima laporan.
Selanjutnya arahan Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo, beliau menyampaikan agar kita semua dalam keadaan sehat demi menghadapi hari-hari yang penting dan juga tidak menutup kemungkinan akan menghadapi hari yang berat. Untuk Kepala Bagian Bawaslu Provinsi harus bisa membagi peran dalam memfasilitasi Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa dan Hukum, hendaknya tetap bisa optimal demi menjaga kualitas kinerja sehingga program kerja yang telah disusun bisa diselesaikan sampai pada Bulan Maret Tahun depan, dan nanti bisa dilanjutkan dengan koordinator divisi yang baru. Informasi yang disampaikan dapat memenuhi kebutuhan dari masyarakat, baik dari sisi akademik, peserta Pemilu dan lainnya. Karena proses penanganan pelanggaran bisa transparan, dan bisa diakses sehingga tidak ada yang tertutupi. Sehingga nantinya kepercayaan publik tinggi ke Bawaslu, yang akan membawa pengaruh besar terhadap integritas lembaga. Untuk sistem ini akan dilakukan pelatihan, agar tidak terjadi kesalahan dalam menggunakan sistem tersebut, bahkan sistem ini bisa menjadi solusi. Karena kita selalu hati-hati dalam menyampaikan informasi sehingga tidak menimbulkan masalah baru. Selain hal tersebut, beliau juga menyampaikan maksud, tujuan, hingga dukungan berupa payung hukum, sumber daya manusia, sarana prasarana serta pola dan mekanisme kerja dari sistem tersebut.
Bagaimana membawa Bawaslu yang lebih modern, dengan terus mengikuti perkembangan teknologi. Sejalan dengan misi Bawaslu yaitu terus memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung fungsi pengawasan, penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa yang terintegrasi. Ada beberapa fungsi dari sistem atau aplikasi SIGAPLAPOR, seperti pelaporan secara elektronik, hasil sidang atau klarifikasi serta putusan, kemudian data-data penanganan pelanggaran yang bisa diakses secara elektronik dalam aplikasi SIGAPLAPOR.
Penulis : Rini Oktaria
Sumber/Dokimentasi : Andri Tresna Gumilar
Editor : Elvis Masril