Wujudkan Netralitas ASN Jelang Pemilihan Serentak 2024, Faham Syah Paparkan dalam Talkshow Selamat Pagi Bengkulu RBTV
|
Wujudkan Netralitas ASN Jelang Pemilihan Serentak 2024, Faham Syah Paparkan dalam Talkshow Selamat Pagi Bengkulu RBTV
Bengkulu, Bawaslu Provinsi Bengkulu - Bawaslu memiliki tugas utama untuk mengawasi pelaksanaan tahapan pemilukada yang ditetapkan oleh KPU RI, memastikan bahwa proses tersebut berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, pemilukada di Bengkulu masih berjalan dengan baik dan sesuai jalurnya. Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah dalam Talkshow Selamat Pagi Bengkulu RBTV, Kamis (17/20/2024). Narasumber lainnya adalah Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri.
Netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) sangat penting dalam konteks pemilihan umum. ASN sebagai pelayan publik diharapkan bersikap adil dan tidak terlibat dalam urusan politik, termasuk kampanye, yang dapat mengganggu kepentingan birokrasi. Hal ini juga telah diatur dalam UU ASN.
Faham Syah menegaskan bahwa jika ada temuan atau laporan mengenai ketidaknetralan ASN, Bawaslu akan memprosesnya. Apabila terbukti ada pelanggaran, laporan tersebut akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
Fahamsyah mengingatkan pemerintah provinsi dan partai politik untuk tidak melibatkan ASN dalam kegiatan politik, serta menekankan bahwa anak-anak juga tidak seharusnya dilibatkan dalam politik. Setiap laporan pelanggaran yang diterima oleh Bawaslu wajib diproses.
"Tugas Bawaslu adalah membuktikan apakah laporan tersebut merupakan pelanggaran dalam pemilukada. Jika terbukti, Bawaslu akan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak berwenang, seperti BKN, untuk memberikan sanksi bagi ASN yang terbukti tidak netral. Jika pelanggaran tersebut merupakan tindak pidana, maka akan diserahkan kepada aparat penegak hukum." jelasnya.
Bawaslu juga aktif melakukan sosialisasi mengenai pentingnya netralitas melalui berbagai media sosial dan platform online lainnya. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan kepada organisasi dan kelompok masyarakat untuk bersama sama mengawasi berjalannya pemilukada di bengkulu.
Fahamsyah menghimbau ASN untuk menjaga netralitas dan menghindari sikap yang dapat menguntungkan pihak tertentu, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
"Untuk masyarakat Bengkulu, mari kita jaga kondusivitas selama masa kampanye, dan ingat untuk menggunakan hak pilih pada tanggal 27 November. Suara kita sangat berpengaruh dalam menentukan masa depan Bengkulu yang lebih baik, dan kita berharap dinamika ini dapat berjalan dengan baik." tutupnya. (Restu)
Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu

