Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif di Bengkulu Selatan, 100 Peserta Ikuti Sosialisasi Pemilu
|
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Hj. Derta Rohidin selaku Anggota Komisi II DPR RI, Faham Syah selaku Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Sahran selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, M. Arif Hidayat dan M. Hasanudin selaku Anggota Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, serta Ilman Jayadi selaku Koordinator Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bengkulu.
Dalam penyampaiannya, Hj. Derta Rohidin menekankan pentingnya implementasi pengawasan partisipatif dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, pengawasan pemilu tidak semata-mata menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Partisipasi masyarakat dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui pemahaman yang baik mengenai dasar-dasar pengawasan partisipatif, masyarakat diharapkan mampu berkontribusi dalam mencegah potensi pelanggaran serta menjaga proses pemilu agar berlangsung secara jujur, adil, dan berintegritas.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah, menyampaikan pentingnya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam pengawasan pemilu. Ia menekankan bahwa masyarakat tidak hanya memiliki peran sebagai pemilih, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam mengawal setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.
Pengawasan partisipatif merupakan bentuk keterlibatan masyarakat dalam menjaga proses demokrasi melalui kepedulian terhadap pelaksanaan pemilu, pencegahan pelanggaran, serta pelaporan dugaan pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, pengawasan pemilu dapat berjalan lebih efektif melalui sinergi antara Bawaslu dan masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman mengenai pengawasan partisipatif. Sesi ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk memperoleh penjelasan terkait peran masyarakat dalam mendukung pengawasan penyelenggaraan pemilu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan komitmen masyarakat untuk turut mengawal proses demokrasi secara aktif dan bertanggung jawab. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pemilu yang demokratis, transparan, jujur, adil, dan berintegritas.
Pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab Bawaslu, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan partisipasi masyarakat yang kuat, upaya pencegahan pelanggaran dan penguatan demokrasi diharapkan dapat berjalan semakin optimal.
Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu