Gebbrakkan Baru Bawaslu! Kick Off Manajemen Talenta Resmi Digulirkan Demi Cetak ASN Profesional dan Berintegritas
|
Acara strategis yang diselenggarakan di Millenium Hotel Sirih Jakarta, Sabtu (19/9/2026), ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Bawaslu RI, termasuk Koordinator Divisi SDM Bawaslu RI Herwyn JH Malonda dan Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Ferdinand Eskol Tiar, serta diikuti oleh jajaran Bawaslu dari seluruh Indonesia.
Ambil bagian dengan menghadirkan Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi, Debisi Ilhodi, Plt. Kepala Sekretariat, Heru Kuswoyo bersama jajaran pengelola kepegawaian. Kehadiran ini menjadi simbol kesiapan daerah dalam mendukung penuh transformasi birokrasi berbasis digital dan meritokrasi.
Pertemuan penting ini mengupas tuntas sejumlah agenda krusial, mulai dari strategi penerapan manajemen talenta, pemutakhiran dan profiling data ASN, penyiapan kebutuhan jabatan, hingga penguatan kompetensi berkelanjutan.
Langkah progresif ini berlandaskan pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020 yang diperkuat oleh Keputusan Kepala BKN Nomor 1312 Tahun 2026. Nantinya, pemetaan karier dan pengisian jabatan akan murni berbasis data objektif yang mencakup:
1. Riwayat pendidikan dan pelatihan
2. Rekam jejak jabatan, pangkat, dan golongan
3. Penghargaan serta capaian prestasi
4. Standar kompetensi ASN
Dalam arahannya, Koordinator Divisi SDM Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda, menegaskan bahwa sistem ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan instrumen vital bagi pimpinan untuk melahirkan birokrasi yang bersih dan handal.
"Manajemen talenta adalah benteng pimpinan dalam penentuan pengisian jabatan. Ini adalah kerja-kerja nyata kita untuk menghasilkan SDM yang benar-benar kompeten," tegas Herwyn.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar, meminta seluruh ASN di lingkungan Bawaslu untuk segera berbenah diri.
Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi di era modern agar birokrasi tidak ketinggalan zaman.
"Mulai saat ini kawan-kawan bersiaplah, manajemen talenta ini akan segera kita laksanakan," seru Ferdinand.
"Ada hal yang harus kita pangkas, seperti gap teknologi. Kita harus adaptif dan mengikuti perkembangan zaman," imbuhnya.
Partisipasi aktif Bawaslu Provinsi Bengkulu dalam kegiatan ini menegaskan komitmen daerah dalam mengawal reformasi birokrasi. Melalui percepatan pemutakhiran data dan profiling ASN di tingkat daerah, Bawaslu Bengkulu siap menyelaraskan diri dengan kebijakan nasional.
Dengan digulirkannya manajemen talenta ini, Bawaslu optimis pengelolaan SDM ke depan akan semakin transparan, berbasis kinerja, serta mampu menjawab tantangan dan kebutuhan organisasi yang semakin dinamis.
Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu