Lompat ke isi utama

Berita

Meneladani Akhlak Nabi di Tahun Politik: Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Ajak Warga Simpang Nangka Perkuat Demokrasi Lewat Kejujuran

Bawaslu Bengkulu

CURUP —  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, Minggu (30/8/2026), terasa berbeda. Di hadapan ratusan jamaah—mulai dari tokoh adat, ibu-ibu, hingga mahasiswa KKN IAIN Curup—Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah, tidak hanya berbicara soal sejarah kenabian, tetapi juga merajutnya dengan pesan-pesan penting tentang masa depan demokrasi.

Bertindak sebagai penceramah, Faham Syah mengajak warga untuk menjadikan nilai-nilai akhlak mulia Rasulullah—seperti kejujuran, keadilan, kepedulian, dan sikap menghargai perbedaan—sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam mengawal demokrasi yang sehat.

"Demokrasi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, warga harus menjadi pemilih yang cerdas, mampu menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, serta tetap menghormati perbedaan pilihan," tegas Faham Syah di hadapan Lurah Simpang Nangka dan para hadirin.

Ia menekankan, pengawasan terhadap jalannya proses demokrasi bukanlah tugas penyelenggara pemilu semata. Keterlibatan masyarakat secara konstruktif justru menjadi kunci terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.

Merawat Persatuan di Tengah Dinamika Politik

Dalam tausyiahnya, Faham Syah juga memberikan pesan menyejukkan agar masyarakat senantiasa menyikapi perbedaan pilihan politik secara dewasa. Menurutnya, dinamika dalam berbangsa dan bernegara adalah hal yang lumrah, asalkan tidak mengorbankan kerukunan antarwarga.

"Perbedaan pilihan jangan sampai menjadi alasan untuk memecah persatuan. Justru perbedaan harus menjadi ruang bagi kita untuk belajar saling menghargai dan menjaga kerukunan," pesannya.

Ia menambahkan, kesadaran berdemokrasi yang sehat tidak lahir secara instan saat pemilu tiba, melainkan harus dirawat dalam keseharian melalui sikap jujur, saling menghargai, dan rasa tanggung jawab moral. Ketika nilai-nilai keagamaan dipadukan dengan budaya berpolitik yang santun, maka demokrasi yang damai dan berintegritas bukan lagi angan-angan.

 

Pesan inspiratif ini disambut antusias oleh pemerintah kelurahan dan warga setempat. Kehadiran pimpinan Bawaslu Bengkulu ini dinilai memberikan sudut pandang baru, di mana dakwah keagamaan berpadu apik dengan edukasi politik yang mencerahkan.

Acara kemudian ditutup dengan suasana penuh keakraban melalui doa bersama, ramah tamah, dan makan bersama. Rangkaian kegiatan ini tidak hanya sukses memperingati hari lahir Rasulullah, tetapi juga mempererat jalinan silaturahmi antara pemerintah, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN, dan warga Kelurahan Simpang Nangka.

Melalui momentum ini, Bawaslu Provinsi Bengkulu terus membuktikan komitmennya untuk merangkul masyarakat dari akar rumput, demi mewujudkan demokrasi yang cerdas, berintegritas, dan tetap berpijak pada nilai-nilai persatuan.

Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu

Bws
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle