Sinergi Demokrasi: Bawaslu Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Pasca-Pemilu
|
Pertemuan yang berlangsung hangat di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu ini menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk menyelaraskan langkah, mulai dari penguatan SDM hingga peningkatan fasilitas penunjang pengawasan.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bengkulu, Sapni Syahril, mengawali pertemuan dengan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Sekda Provinsi Bengkulu atas pelantikan yang baru saja dilalui.
"Kami berharap amanah ini menjadi jembatan untuk memperkuat sinergi kelembagaan antara Bawaslu dan Pemprov ke depan," ujar Sapni mewakili Ketua dan Anggota Bawaslu yang berhalangan hadir karena padatnya agenda pengawasan.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah transisi Bawaslu Kabupaten/Kota menuju kemandirian penuh sebagai Satuan Kerja (Satker). Transformasi ini membutuhkan dukungan SDM yang mumpuni.
Bawaslu secara resmi mengundang para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov maupun Pemerintah Kabupaten/Kota untuk ikut serta dalam seleksi pengisian jabatan. Hal ini dipandang sebagai peluang strategis bagi ASN untuk berkontribusi langsung dalam mengawal integritas demokrasi di Bumi Rafflesia.
Tantangan Infrastruktur: "Kantor Layak untuk Pengawasan Prima"
Meski berada di fase post-election, aktivitas Bawaslu tidak mengendur. Fokus saat ini beralih pada pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan penguatan internal. Namun, tantangan fisik membayangi kondisi gedung kantor Bawaslu Provinsi saat ini dinilai kurang representatif.
Bawaslu berharap usulan renovasi gedung yang telah diajukan melalui aplikasi SIPANGGAR BAJA sejak September 2025 dapat segera terealisasi. Gedung yang layak bukan sekadar estetika, melainkan instrumen vital untuk menunjang performa lembaga pengawas.
Respon Pemprov: Dukungan di Tengah Efisiensi menanggapi poin-poin tersebut, Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memberikan apresiasi tinggi. Terkait peluang karir ASN di Bawaslu, Herwan menyambut baik dan meminta informasi seleksi disebarluaskan secara transparan.
Mengenai permohonan hibah renovasi gedung, Herwan memberikan penjelasan yang realistis namun tetap optimis.
* Efisiensi Anggaran: Pemda saat ini tengah melakukan penyesuaian anggaran yang ketat.
* Komitmen: Peluang dukungan tetap terbuka lebar seiring dengan perhatian pimpinan daerah terhadap penguatan lembaga demokrasi.
Pertemuan ini ditutup dengan kesepahaman bahwa koordinasi yang kuat adalah kunci. Dengan sinergi yang apik antara pengawas pemilu dan pemerintah daerah, diharapkan kualitas demokrasi di Provinsi Bengkulu terus meningkat, menciptakan iklim politik yang sehat dan bermartabat.
Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu