Lompat ke isi utama

Berita

Sinergi Tanpa Batas: Bawaslu Bengkulu Perkuat Disiplin dan Adaptasi Strategis Lembaga

Bawaslu Bengkulu

BENGKULU, 20 April 2026 – Di tengah dinamika pengawasan pemilu yang kian kompleks, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bengkulu tancap gas memperkokoh fondasi internalnya. Melalui rapat koordinasi virtual yang diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat dan pengawas kabupaten/kota, Bawaslu menegaskan tiga pilar utama: koordinasi presisi, adaptasi program, dan disiplin baja.

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bengkulu, Sapni Syahril, menekankan bahwa birokrasi yang sehat lahir dari komunikasi yang lancar. Beliau menginstruksikan setiap satuan kerja (Satker) untuk tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja secara terukur.

* Laporan Mingguan: Menjadi instrumen wajib untuk memotret kinerja secara real-time.

* Inventarisasi Masalah: Pemetaan kendala di lapangan harus dilakukan sejak dini agar solusi bisa diambil secara cepat dan tepat melalui jalur koordinasi berjenjang.

"Kita ingin menciptakan pola kerja yang terintegrasi. Masalah di kabupaten adalah masalah provinsi, dan sinkronisasi kebijakan adalah kuncinya," tegas Sapni.

Keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang bagi Bawaslu untuk tetap hadir di tengah masyarakat. Kepala Bagian Pengawasan dan Humas, Apriyanto Kurniawan, memaparkan strategi adaptif terkait kegiatan Pengawasan Partisipatif (P2P).

Meski terdapat penyesuaian anggaran, Bawaslu memilih tetap melaksanakan kegiatan secara luring (tatap muka) namun dengan modifikasi teknis:

1. Rampingkan Peserta: Fokus pada kualitas audiens yang berdampak luas.

2. Optimalisasi Sumber Daya: Memaksimalkan fasilitas internal tanpa mengurangi substansi pengawasan.

3. Skala Prioritas: Penyesuaian alokasi dana tetap mengedepankan efektivitas program di tingkat akar rumput.

Selain fokus pada program, Bawaslu Provinsi Bengkulu juga terus bergerak memastikan kenyamanan kerja jajarannya melalui penguatan sarana dan prasarana (sarpras). Koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah terus dilakukan agar dukungan fasilitas, seperti gedung kantor yang representatif, dapat segera terealisasi berbasis kebutuhan riil di setiap wilayah.

Di sisi lain, aspek sumber daya manusia (SDM) tidak luput dari perhatian. Profesionalisme adalah harga mati. Bawaslu menegaskan kembali aturan main mengenai:

* Kepatuhan Pelaporan: Disiplin waktu dalam menilai kinerja mandiri.

* Pembinaan Berjenjang: Memberikan teguran dan bimbingan bagi personel yang kinerjanya belum mencapai standar.

Menuju Lembaga yang Akuntabel

Menutup rangkaian arahan, Sapni Syahril menyatakan bahwa seluruh langkah ini adalah bagian dari transformasi Bawaslu Bengkulu menjadi lembaga yang lebih transparan dan akuntabel.

Sinergi antara Provinsi dan Kabupaten/Kota adalah energi kita. Dengan disiplin dan adaptasi yang tepat, tantangan seberat apa pun akan mampu kita lalui demi menjaga integritas demokrasi di Bumi Rafflesia," pungkasnya.

Tim Humas Bawaslu Provinsi Bengkulu

B
B
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle