Kegiatan dibuka langsung oleh Deputi Dukungan Teknis Bawaslu RI, Yusti Erlina. Dalam keynote speech-nya, Yusti menegaskan bahwa masa pascapemilu harus dimanfaatkan sebagai momentum emas untuk evaluasi total demi menyongsong Pemilu 2029.
Bagi jajaran pengawas pemilu, momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi mendalam untuk mengaktualisasikan nilai-nilai ideologi negara dalam mengawal demokrasi.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Bengkulu, Sapni Syahril, yang bertindak sebagai pembina upacara, membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI. Ia menegaskan bahwa semangat Budi Utomo tahun 1908 harus ditransformasikan menjadi kecerdasan dalam menjaga kedaulatan informasi.